IBU

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

:+: Khalil Gibran :+:

Last 5 posts by WebAdmin

22 Comments

  1. arsud wrote
    at 12:52 am - 25th May 2007 Permalink

    Puisi ini sangat indah
    dan meluaskan wawasan
    ruang pemikiran dan ruang perasaan
    tentang cinta dan kedamaian
    dalam pelukan Sang Ibu

    ReplyReply
  2. rahma wrote
    at 12:14 pm - 25th May 2007 Permalink

    puisinya indah
    aku cinta banget sama ibuku
    dia segalanya di dunia
    semua yang udah dia berikan g bisa aku bales
    pokoknya ibu top bgt d..

    ReplyReply
  3. kita_band wrote
    at 11:28 pm - 17th July 2007 Permalink

    kehidupan berdasarkan pijakan kaki
    dan semua hanya satu ketika kita bersyair merasakan lepasnya jiwa bersama dunia

    ReplyReply
  4. INdrA wrote
    at 10:53 am - 20th September 2007 Permalink

    IBU…………..

    begitu dusta nya Aq…………….

    IBU……………

    tak ada lagi kata yg bisa q ucapkan selain kata2……………

    MAAF KAN ANAK MU IBU

    tetes darah d tubuh q tak bisa meganti setiap tetes air susuMU

    ReplyReply
  5. RaHma wrote
    at 4:16 pm - 27th September 2007 Permalink

    Ibu, seorang wanita yang berjuang merawat kita, melahirkan kita, bersusah payah demi menghidupkan kita.

    ReplyReply
  6. RaHma wrote
    at 4:20 pm - 27th September 2007 Permalink

    Ibu, sebuah kata yang sangat manis, ia yang membuat kita hidup, memberi semangat, memberi tahu apa yang benar dan apa yang salah.

    ReplyReply
  7. pay moenthe wrote
    at 11:03 pm - 1st November 2007 Permalink

    puisinya keren !!!

    ibu adalah kunci gerbang kasih sayang !!!

    ReplyReply
  8. kirafuda wrote
    at 10:41 am - 2nd November 2007 Permalink

    luv you mom, always…. :)

    ReplyReply
  9. mentari wrote
    at 12:06 pm - 17th December 2007 Permalink

    sehangat mentari, menyinari sepanjang masa, itulah ibu
    puisi yang indah…

    pagi-mentari.blogspot.com

    ReplyReply
  10. syafin wrote
    at 9:29 pm - 17th December 2007 Permalink

    the besh 4 THE BESH

    ReplyReply
  11. hani wrote
    at 3:55 pm - 20th December 2007 Permalink

    bagus banget aku jadi inget kalo selama ini dia(ibu)
    yang merawatku tanpa harap balasan
    thnks a lot mom……….

    ReplyReply
  12. trey wrote
    at 9:22 am - 21st December 2007 Permalink

    i love u mom…

    ReplyReply
  13. yusiku wrote
    at 11:03 am - 27th December 2007 Permalink

    mom whatever you are i love you…………………………………………..

    ReplyReply
  14. alhaddad wrote
    at 7:44 pm - 31st January 2008 Permalink

    ibu.. selama ini ku hanya tahu kpayahanmu melahirkanku ke dunia..
    tampa dapat ku lihat apalagi merasainya
    tapi kini.. bila aku bergelar seorang bapa
    menyaksikan kelahiran cahayamata pertamaku
    mengengam erat jemari isteri tercinta
    merasai lekit peluh keringatnya
    menyaksikan raut wajah kepayahan dan kesakitannya
    mendegar jerit rintih tenaganya
    aku…. menitiskan air mata tampa sedar
    seribu penyesalan melanda sudut hatiku
    kerana tak pernah sabar menanti senyuman di bibirmu
    di saat aku ingin berlalu
    sedang rindumu belum puas
    maaf kan lah aku ibu
    sesunguhnya tiada sedikit niat untuk melukaimu
    sesunguhnya aku hambanya yang daif
    percayalah ibu pada diri aku berjanji
    tak akan ku biar rindu menemanimu
    akan ku halau segala sengsara dari medekatimu
    ibu… i love you very much n forever…..

    ReplyReply
  15. taupichu wrote
    at 12:50 am - 3rd February 2008 Permalink

    bahkan puisi yang seindah puisi karya Kahlil Gibran pun takkan bisa menyamai indahx cinta seorang ibu kepada anaknya… aku jadi terharu…

    ReplyReply
  16. antarez.. wrote
    at 6:20 pm - 9th February 2008 Permalink

    ibu adalah wujud nyata dari segala cinta dan kasih sayang didunia…
    ibu adalah pemompa abadi bagi semangatku dikala letih untuk berjuang…
    ibu adalah tempat yang nyaman untuk bersandar dikala lelah…
    ibu adalah mata air yang tak akan pernah kering bagi jiwa-jiwa yang kehausan akan cinta…
    ibu adalah kekuatan bagi sayap kecilku…
    ibu adalah senyumku, tangisku, marahku, bahagiaku…
    terima kasih Tuhan karena telah menganugerahkan seorang ibu yang penuh dengan cinta dan kasih sayang tiada tara padaku…
    ibu.. aku akan membuatmu bangga karena telah melahirkanku ke dunia.

    duuuh… kok jadi melow gini yaaah (hipebolis banget y?…)
    Thankx yah dah bikin puisi ini…

    However…whatever…whenever… I LOVE MY MOM MORE and MORE…

    ReplyReply
  17. sonyputra wrote
    at 12:44 am - 11th February 2008 Permalink

    bagus…jadi kangen emak….emaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!

    ReplyReply
  18. Lia wrote
    at 12:49 pm - 23rd February 2008 Permalink

    ibu itu makhluk Tuhan yang paling tinggi

    ReplyReply
  19. ifa_yupz wrote
    at 2:21 pm - 23rd February 2008 Permalink

    Kehadiran IBU adalah kado yg tak ternilai karna IBU adalah mahkluk Tuhan yg paling MULIA

    ReplyReply
  20. ary wrote
    at 3:12 am - 24th February 2008 Permalink

    ibu….tiada yan9 tkkan bisa trucap di bibir henyap yang membugkam
    dan aq hnyalah kecambah yang takkan pernah bia jdi perdu tanpa ada belai dan dekapmu
    mungkin ku hanya kan jadi rerumputan liar tak berarti………
    yang kan mati terinjak kekejian duniawi
    termakn racun kebiadapan manusiawi
    tanpa ada pupuk kasihmu yang menguatkanku
    tpi msih adakah Loro9-Lorong kasih sayang yang ibu berikan pada qu
    ketika semua menangis,menjerit,dan membungkam seakan rasa itu tLah iLang dari bicara nya naluri seorang ibu…
    tapi aku hanya bisa terhenyap dalam dunia yang fana dan tak terbias dalam kasih mu ibu………………..

    ReplyReply
  21. Annike wrote
    at 7:54 pm - 17th May 2008 Permalink

    ibu…………..

    betapa engkau mulianya kepadaq
    betap q menyayangi u

    ibu…………
    engkaulah brjasa maq ibu
    sendainya waktu bisa q putar kmbli q akan menjagaimu ibu

    ibu…………….
    maafkan q slamain telah menyakiti u ibu
    dan q terimaksih telah berkoban untuk q ibu

    I LOVE YUO MOOM…………….

    ReplyReply
  22. analillah wrote
    at 10:51 am - 15th June 2008 Permalink

    ibu….
    penyejuk relung hati setiap nass
    senyummu
    kunanti
    kudamba
    …….

    tanpamu semuwa tiada berarti…..
    kini….
    kutahu…….

    engkau sungguh sangat dan sangat,,,,,,,,,,,

    ehm…..
    tak bisa ku ungkap itu semwa,,,,,
    sudahlah,,,
    kau memang tak ada tandingannya

    sinar qolbieemu khan slalu menemaniku setiap waktu

    ReplyReply

Trackbacks & Pingbacks 3

  1. From aKoEnK’s Blog » Blog Archive » sytes ” puisi cinta” by : akoenkz on 21 Sep 2008 at 7:16 pm

    [...] IBU [...]

  2. From aKoEnK’s Blog » Blog Archive » Romantic sytes on 21 Sep 2008 at 7:42 pm

    [...] IBU [...]

  3. From ECoE’s Blog » Blog Archive » IBU, karya indah Khalil Gibran on 29 Nov 2008 at 12:12 pm

    [...] IBU Sabtu yang terik, 29112008 [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

Tautan komentar adalah nofollow free.