Submit web puisi anda ke direktori PUISI.org di SINI

Ga mau jadi kontributor, tapi ingin kirim puisi ? Kirim di SINI
Free blog @ Sajak.NET, silakan DAFTAR

Gugusan Rindu Buat Bunda

by lembayung on September 8, 2010

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 1.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

dosa telah diujung jalan yang hitam tinggal mencekam.

lampu_lampu malam menyorot sekujur tubuh, ada bintik_bintik hitam lengket melengket, bercampur dengan darah yang terpantul gelisah dikulitku yang pucat.

Bunda….
sampai aku ada dalam pelukanmu air mata tercurah melanda benteng kerinduan.

kini aku terdampar sendiri.
dimalam dingin yang mengigilkan tubuh kurusku.

kutak mampu mengangkat wajah.
hanya dalam hati kuteriakkan namamu kuat_kuat.
juga kubisikkan salam dan do’a yang terindah…

Bunda……..
aku disini….
dipinggir benua sepi,
seribu tanda tak bisa menjawab,
beribu titik api memancar dalam gelap tapi duka tak pernah jua mencair.

Bunda…….
kumohon setetes do’aMu tersulur untuk diriku….
dan serahkan segala kasihMu buat daku, buat santapan dalam sunyi dan sepiku…

_salam cinta penuh kasih bwt bundaku ditanah air_

Like this post? Post Comment, Subscribe RSS

{ 0 comments }

GundahKu

by lembayung on September 8, 2010

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Tersingkap sudah tabir rahasia gelap selama ini, ketakutan hidup yang begitu jelas merayap laksana belenggu pengikat.

Aku yang telah lama terikat dalam ruang senyap sunyiku, meratap dalam keluh gundahku, menangis dalam isak tak berpilu.

Sampai kapan kan kusimpan setiap dendam, tubuhku kaku terbungkus kenaifan, sukmaku terhempas pada relung kehampaan.

Tanpa sapa hanya seloroh jerit keakuan, tanpa cerita, hambar tak bertuan.

Aku mengadu disetiap nafas luka-luka masalalu. Aku bertanya dan terus bertanya dengan lelah leleh keringatku, masihkah ku mampu menapak hari esok yang samar lewati pintu keangkuhan….
sementara lirih sayup terdengar kumandang genta.

Berdendang larung dalam kesenyapan dan kutemui sosok yang telah lama kuabaikan.

Duhai Engkau Sang Penguasa Segala Hati….
kuingin kembali kejalanMu, bercengkrama bersamamu seperti dulu, nikmati hembusan kasih dan cintaMu agar tegar dan ikhlas diriku dalam meneruskan langkah dan gelora hidupku dikesejatianMu.

{ 0 comments }

Pagi dan Harapanku

September 4, 2010

Teriakanmu dari kejauhan yang memanggil namaku, menggigilkan daun telingaku. Sesaat aku mendengarnya terdiam tak berdaya, aku telah terpesona oleh suaramu. Sekali lagi teriankanmu menggema dilorong-lorong udara rongga dadaku. Ada gemuruh ketika pagi datang menjanjikan harapan demi harapan. Sesak nafasku tertindih oleh sejuta keragu-raguan, meski senyum dan tawa menyongsong datangnya pagi. Bayanganmu menyelinap diangan tanpa mengetuk [...]

Read the full article →

Rinduku Abadi Untukmu

September 4, 2010

Tiap kali rindu menghinggapi benak fikirku, seperti rengkuhan temaram malam yang menyusup kebilik-bilik terkunci. Hanya namamu yang kuteriakkan kuat-kuat, walau habis suara ini menjerit, walau tenggorokan kian kering berkerak. Aku tahu engkau hanyalah buah mimpiku, karenanya aku titipkan rindu abadi untukmu. Kurangkul erat bayangmu, karena dirimu bukanlah milikku. Aku rela menggugurkan air mata demi melihat [...]

Read the full article →

Tentang Asamu

August 31, 2010

Ceritakan padaku tentang pedihnya sebuah kehilangan yang terbang diatas awan senja merah saga dan menyiksakan ngilu menikam didada, dalam derap waktu yg bergegas agar segera dapat kubaluri hatimu dengan sejuk bening embun dan tulus cintaku. Ceritakan padaku tentang perihnya sebuah pengorbanan yang membakar habis segenap asamu dan meninggalkan sepotong lara mengendap didasar kalbu, agar kubuatkan [...]

Read the full article →

Belenggu Ilusi

August 24, 2010

Terlalu cepat ku jatuhkan rasa padamu. Padahal sesungguhnya aku tak mengerti apapun tentangmu. Tersilaukan oleh kemilau gemintang yang kau tebar. Hingga semua tertutup tak nampak oleh nyata. Aku tenggelam dalam lautan mimpi. Mimpi yang tak akan pernah terwujud menjadi realita. Bayangmu membawa ku terbang kedunia khayal. Dunia yang memaksaku menepis setiap kesadaran yang sangat jelas [...]

Read the full article →

Menanti Tak Jua Pasti

August 23, 2010

bait-bait serentak terdengar, bersayup laksana nada asmara membara. Sejenak kegelisahanku terobati dan larut oleh hening yang gagu. Cahaya lentera yang kelelahan masih memantul, kesiur angin mengecup tirai, kuusap kaca jendela yang lembab karena embun, Langit disaput mendung, meninggalkan bara yang berbiak tak beraturan.. kemana kini harus kubawa langka jika jalan didepanku luruh dalam gelap meninggalkanku [...]

Read the full article →

Cintaku

August 23, 2010

ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya. Merah membara dan kadang-kadang lembayung, aku jejaki purnama yang tenggelam diantara awan dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa…., dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa, gemerisik diantara sunyi karena ada bisikan tentang kegelisahanku. Ketika senja turun dibukit-bukit tak berpenghuni, Kenalilah musim hujan yang akan membasuh bumi [...]

Read the full article →

Secercah Harap

August 20, 2010

senja diperantauan bumi bertabur cahaya dikeindahan alam raya bertepi diselaksak dedaunan hutan rimba temaram malam menyingsing diakhir siang hari separuh dadaku tersesak olehnya dalam heningku teringat masa lalu separuh waktu tlah kuhabiskan putaran mentari pun tak terhitungkan menunggu waktu yang takan tahu habisnya sembari berharap hariku nanti tak terperangkap smoga bahagianya kuraih walau kelayakannya jauh [...]

Read the full article →

lukaku

August 20, 2010

Debaran ombak mengikis desiran pasir Hembusan angin yang menjeritkan helaian rambut ini Tak sanggup aku berdiri di tepi karang yang sepi Tanpa kehadiran dirimu, oh bintang hati Tak mampu aku melakukan semua yang biasa ku lakukan karna perih yang kurasakan telah merasku ke aura tubuhku karna semangat ini pudar dan terhantam ombak terdampar di pulan [...]

Read the full article →

Page 1 of 9712345102030...Last »